Tampilkan postingan dengan label Konsumsi Rumah Tangga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konsumsi Rumah Tangga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 November 2018

Konsumsi Rumah Tangga di Tahun Ini

Konsumsi Rumah Tangga selama ini memiliki peran yang sangat besar untuk pertumbuhan ekonomi nasional, data pada triluwan III 2018 menyebutkan bahwa saat ini pertumbuhannya adalah 5,01% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Konsumsi Rumah Tangga
Konsumsi Rumah Tangga
BPS Mencatat PDB konsumsi rumah tangga pada TW III 2018 atas dasar harga dasar konstan sebesar Rp 1.440,84 triliun atau sekitar 53,68% dari total PDB nasional senilai Rp 2.684,19 triliun. Pengeluaran masyarakat terbesar untuk makanan dan minuman (diluar restoran), yakni mencapai Rp 528,59 triliun atau sebesar 36,69% dari total konsumsi rumah tangga. Kemudian diikuti untuk transportasi  dan komunikasi sebesar Rp 361,9 triliun atau 25,12% dari total.

Jika kita melihat dari tabel grafik, konsumsi rumah tangga ini cenderung stabil dan tidak terpengaruh oleh banyaknya pengaruh lain selama hampir 8 tahun lamanya. Selama 8 tahun berlalu, konsumsi rumah selalu menyumbangkan angka yang cukup tinggi yakni diatas 5%. Dan semoga ini terus berlanjut bahkan dengan angka yang lebih tinggi.

Senin, 01 Oktober 2018

Konsumsi Rumah Tangga Alami Peningkatan

Aliran dana yang dihabiskan untuk Pengeluaran Rumah tangga (RT) nampaknya masih menjadi faktor penting untuk kondisi perekonomian di Indonesia. Data BPS (Badan Pusat Stastistik) mencatat bahwa berdasarkan strukturnya, dana yang dikeluarkan oleh konsumsi rumah tangga (RT) berkontribusi sebanyak Rp 1.394,7 triliun atau jika dipersentasekan mencapai sebesar 55,43% dari total PDB TW II tahun 2018 sebesar Rp 2.603,7 Triliun.
Konsumsi Rumah Tangga

Produk domestik bruto tersebut adalah menurut pengeluaran atas dasar harga yang konstan pada tahun 2010 sepanjang triwulan II pada tahun sebelumnya (YoY). Pencapaian ini adalah pencapaian tertinggi sepanjang Kepemimpinan Presiden Joko Widodo da Jusuf Kalla. Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, pengeluaran konsumsi Rumah tangga triwulan kedua tahun 2018 juga ikut tumbuh sebanyak 1,54% (QtQ).

Sementara itu, sepanjang semester I tahun 2018 tumbuh sebanyak 5,05% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. seperti yang diketahui, perekonomian Indonepsia pada triwulan II 2018 tumbuh 5,27% jikadibandingkan dengan triwulan II tahun lalu. sementara itu, data dari PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) yang diklasifikasikan berdasarkan pulau, kontribusi yang disumbangkan pulau jawa tetap masih yang tertinggi yaitu mencapai level 58,61% dari total keseluruhan.