Tampilkan postingan dengan label Utang Luar Negeri Swasta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Utang Luar Negeri Swasta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Desember 2018

Utang Luar Negeri Swasta Tinggi

Bayang - bayang bahayanya Utang Luar Negeri Swasta terus menghantui perekonomian tanah air. Merujuk apda data yang dikeluarkan oleh BI (Bank Indonesia) menyebutkan bahwa utang luar negeri swasta telah tumbuh dengan sangat cepat. Pertumbuhan utang luar negeri swasta ini nyatanya dapat tubuh cepat 2 sampai dengan 3 kali lipat dari tumbuhnya utang luat negeri Pemerintah Indonesia.
Utang Luar Negeri Swasta
Utang Luar Negeri Swasta

Sejalan dengan kondisi yang terjadi tersebut, banyaknya jumlah utang luar negeri milik swasta yang berada di Indonesia telah bengkak hingaa kembali melebihi milik dari Pemerintah. Pada per bulan Bulan Oktober 2018 yang lalu saja, utang luar negeri swasta yang termasuk di dalamnya ada BUMN (bdan usaha milik negara) tercatat sebesar 182,2 miliar dolar Amerika Serikat atau setara dengan angka sebesar 2.639 triliun rupiah.

Atau dengan kata lain, pertumbuhan utang luar negeri swasta telah tumbuh sebesar 7,7% secara tahunan. Pertumbuha utang luar negeri swasta ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan per bulan september 2018 yang hanya sebesar 6,7% secara tahunan.

Selasa, 27 November 2018

Utang Luar Negeri Swasta Alami Penambahan

Utang Luar Negeri Swasta juga menjadi sorotan utama karena nilainya yang terbilang sangat tinggi yakni mencapai 2.637 triliun rupiah. Angka ini merupakan bentuk kumulatif dari serangkaian utang perusahaan swasta yang memiliki nilai dan pemberian tenggat pembayarannya.

Utang Luar Negeri Swasta
Utang Luar Negeri Swasta
Jumlah utang luar negeri milik swasta melampaui milik pemerintah seiring dengan pertumbuhan yang lebih tinggi. Pertumbuhan utang luar negeri swasta per akhir triwulan III tercatat sebesar 6,7% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan akhir triwulan II yang sebesar 5,8% secara tahunan.

Sementara itu, pertumbuhan utang luar negeri pemerintah per akhir triwulan III hanya sebesar 2,2% secara tahunan, melambat dibandingkan akhir triwulan II sebesar 6,1%. Dengan demikian, utang luar negeri Indonesia per akhir triwulan III tercatat tumbuh 4,2% secara tahunan, lebih lambat dibandingkan akhir triwulan sebelumnya yang mencapai 5,7% secara tahunan.