Sabtu, 20 Oktober 2018

Alibaba Bakal Memasarkan Kopi Kapal Api

Kopi Kapal Api yang merupakan salah satu produsen kopi terbesar dan paling terkenal di Indonesia kini bisa anda lihat produk-produknya di Alibaba. Selain Kapal Api, ada empat produk lain yang juga akan dipasarkan lewat Alibaba, yakni Biskuit Recgeese, Papatonk Premium, Shrimp Crackers, Indomie dan Yang TyTy Sarang Burung Walet.

Kopi Kapal Api
Kopi Kapal Api
Faktanya produk yang bisa dipasarkan lewat platform Alibaba harus lah produk yang benar-benar baik. Sebab, dengan adanya 10 juta brand di dalam satu platform, maka persaingannya sangatlah ketat. Selain memasarkan produk, kelima pengusaha yang produknya dibawa itu akan belajar banyak perihal pemasaran dan berbisnis secara digital di Tiongkok. Harapannya, para pengusaha tersebut bisa membawa apa yang dipelajarinya ke Indonesia.

Akankah menjadi sebuah langkah maju produk-produk Indonesia agar nantinya lebih dikenal dunia terutama untuk pasar di tiongkok yang sangat besar tersebut? Tentu saja kita semua berharap demikian.

Jumat, 19 Oktober 2018

Penyakit Stunting Begitu Memilukan di Indonesia

Stunting menjadi ancaman yang makin serius untuk kita orang Indonesia. Dalam sebuah laporan yang dirilis oleh Bank Dunia, HCI Indonesia saat ini adalah 0,53 atau menjadi yang ke-87 dari total 157 negara. Kejadian ini menyebabkan Indonesia memiliki tingkat kekurangan gizi yang cukup tinggi, dan berakibat pada terhambatnya pertumbuhan anak. Angka tersebut juga menunjukkan bahwa negara ini akan terancam kehilangan setengah dari potensi ekonomi di masa depan.

Stunting
Stunting
Aoa itu HCI? Dalam artian lain, HCI mencerminkan produktivitas anak yang lahir hari ini sebagai pekerja masa depan, dengan memperhitungkan kesehatan dan pendidikannya. Ada tiga komponen sebagai dasar pengukuran HCI, yang pertama adalah kelangsungan hidup terutama dari usia 0-5 tahun. Sebab usia ini merupakan yang paling rawan terkena penyakit.

Kemudian indikator selanjutnya adalah pendidikan yang baik dari sisi durasi hingga kualitas anak dalam belajar. Hal ini akan sangat mempengaruhi tingkat dan angka HCI yang diterapkan oleh Bank Dunia tersebut. Indonesia butuh lebih banyak evaluasi dan kemampuan untuk menghilangkan berbagai efek negatif terkait ini. Akankah negeri ini mampu memperbaiki dari dan menyambut sejumlah peluang emas di masa depan?

Bantu Pemerintah dengan Jadi Pelapor Korupsi

Demi memperbaiki tatanan negara yang lebih baik serta menerbitkan berbagai kebijakan bersih dan anti korupsi. Pemerintah menerbitkan aturan seputar penghargaan atau reward untuk para Pelapor Korupsi yang melaporkan setiap kasus baik secara eksplisit maupun secara langsung. Besaran imbalan yang diberikan pemerintah ini menyentuh angka Rp 200 juta. Sebuah angka yang besar bukan?

Pelapor Korupsi
Pelapor Korupsi
Nantinya pelapor korupsi akan mendapatkan 0,2 persen dari total kerugian yang diderita oleh negara. Sedangkan imbalan maksimumnya yakni sebesar Rp 200 juta. Kebijakan imbalan bagi whistleblower sebenarnya sudah diaplikasikan di berbagai negara, salah satunya Amerika Serikat. Negeri Paman Sam mematok imbalan mulai dari 10 persen-30 persen dari total kerugian. Sementara di Benua Afrika, ada Nigeria yang mematok imbalan 5 persen.

Kebijakan baru ini adalah untuk memastikan bahwa pemerintah akan benar-benar memperhatikan dan melindungi para pelapor yang memang memiliki hak untuk menyuarakan kejujurannya. Namun, berbagai kendala lainnya tentu perlu difikirkan. Namun ini telah menjadi langkah yang hebat dari pemerintah dalam upaya pencegahan kegiatan korupsi di Indonesia.

Kamis, 18 Oktober 2018

Menariknya Pidato Jokowi di Pertemuan IMF

Pidato Jokowi di sidang IMF memberikan banyak komentar reaktif dari banyak pihak. Bahkan pidatonya terkait Games of Thrones ini menjadi sangat viral di sosial media. Jokowi mengibaratkan persoalan dunia dengan serial populer “Game of Thrones”. Dia memulai dengan mengapresiasi kinerja para pemimpin ekonomi sehingga dunia lolos dari ancaman krisis 2008. Namun, tantangan tetap ada. Dan kerja sama adalah pilihan untuk memecahkannya, bukan kompetisi untuk saling menjatuhkan.

Pidato Jokowi
Pidato Jokowi
Dalam serial “Game of Thrones”, sejumlah Great Houses, Great Families bertarung hebat antara satu sama lain, untuk mengambil alih kendali “the Iron Throne”. “Mother of Dragons” menggambarkan siklus kehidupan. Perebutan kekuasaan antar para “Great Houses” itu bagaikan sebuah roda besar yang berputar. Seiring perputaran roda, satu Great House tengah berjaya, sementara House yang lain menghadapi kesulitan. Dan setelahnya, House yang lain berjaya dengan menjatuhkan House yang lain.

Namun yang mereka lupa, tatkala para Great Houses sibuk bertarung satu sama lain, mereka tidak sadar adanya ancaman besar dari Utara. Seorang evil winter, yang ingin merusak dan menyelimuti seluruh dunia dengan es dan kehancuran.

Dengan adanya kekhawatiran ancaman Evil Winter tersebut, akhirnya mereka sadar: tidak penting siapa yang duduki di “Iron Throne”. Yang penting adalah kekuatan bersama untuk mengalahkan Evil Winter agar bencana global tidak terjadi. Agar dunia tidak berubah menjadi tanah tandus yang porak poranda yang menyengsarakan kita semua.

Sebuah pidato yang menarik bukan?

Fakta Mengenai Impor Beras Indonesia

Impor Beras Indonesia menjadi salah satu yang paling banyak diperbicangkan saat ini. Meskipun dari produktivitas dalam negeri meningkat, namun kebutuhan beras di Indonesia sangat besar sehingga untuk memenuhi kebutuhan yang tak tercover oleh produk dalam negeri maka membutuhkan banyak keran impor. Sebanyak dua juta ton telah dialirkan dalam tahun ini, hal ini membuat Indonesia mengalami lonjakan yang sangat besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya untuk urusan impor beras.

Impor Beras Indonesia
Impor Beras Indonesia
Sepanjang tahun ini saja, impor beras mencapai 736 ribu ton meningkat 91,84% dari triwulan sebelumnya dan juga melonjak 765% dibanding triwulan yang sama tahun lalu. Hal ini diperkuat dengan berbagai konflik seputar kebijakan impor beras yang menjadi tarik ulur di pihak pemerintah itu sendiri. BPS menyebutkan bahwa impor beras hingga semester I 2018 telah mencapai 1,12 juta ton yang berarti melonjak 755% dibanding semester I 2017. Demikian pula nilai impor beras dalam enam bulan pertama tahun ini melonjak lebih dari 1600% menjadi US$ 524,3 juta.

Apakah nilai impor beras ini terlalu tinggi? Tentu saja sisi positif dan negatifnya akan selalu ada. Namun bagaimanapun juga, impor beras ini akan menjadi salah satu yang menarik untuk dikelola di tahun depan.

Bank BTN Intip Peluang Jadi Bank Terbesar

Bank BTN memiliki ambisi yang sangat besar yakni menjadi salah satu yang terbesar dari lima bank Terbesar di Indonesia. Dalam dua tahun ke depan, BTN berencana menerbitkan rights issue agar bisa naik kelas menjadi bank BUKU IV. Hal ini juga berbanding lurus dengan Aset BTN meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada semester I 2016, posisi aset perseroan tercatat sebesar Rp 189,51 triliun kemudian menanjak 18,24% menjadi Rp 224,07 triliun per semester I 2017. Hingga Juni 2018, aset BTN meningkat sebesar 19,6% menjadi Rp 268,04 triliun.


Selain itu, ekuitas perseroan juga tumbuh meskipun tidak setinggi pertumbuhan total aset. Pada semester I 2016, ekuitas BTN mencapai Rp 17,55 triliun kemudian naik 13,1% menjadi Rp 19,85 triliun pada semester I 2017. Pada semester I 2018, ekuitas perseroan naik 12,74% menjadi Rp 22,38 triliun.

Jika dibandingkan dengan perbankan plat merah lainnya. Bank BTN memiliki potensi untuk menjadi yang terbesar, namun asetnya masih tertinggal. Hal inilah yang membuat BTN harus bersiap meningkatkan permodalannya untuk meningkatkan daya saing dan mengembangkan bisnisnya di tengah peta persaingan perbankan yang semakin kuat. Akankah Bank BTN mampu mewujudkan ambisinya ini?

Makin Banyaknya Peraturan dan Kebijakan OJK

Ada beragam Paket Kebijakan OJK yang coba digulirkan untuk membuat sebuah hal yang baru bagi Indonesia. Kebijakan ini nantinya akan mendorong kepada kinerja ekspor, perolehan devisa dan peningkatan pertumbuhan ekonomi. Paket kebijakan ini diharapkan hasilnya dapat mulai dirasakan pada tahun depan. Namun hal tersebut tetap mempertimbangkan berbagai hal lain seperti risiko faktor non ekonomi seperti keadaan politik, potensi bencana alam dan tindak terorisme.

Paket Kebijakan OJK
Paket Kebijakan OJK
Ada berbagai poin yang dijelaskan dalam kebijakan yang coba diimplementasikan oleh OJK ini. Yang pertama terkait OJK memberikan insentif bagi lembaga jasa keuangan untuk menyalurkan pembiayaan bagi industri dan UKM yang berorientasi ekspor, penghasil barang substitusi impor, dan pariwisata. Hal ini dilakukan dengan menyesuaikan ketentuan mengenai ATMR, BMPK, penyediaan modal inti, dan kualitas aktiva.

Kemudian yang kedua adalah terkait merevitalisasi peran LPEI agar lebih fokus membiayai industri berorientasi ekspor. Lewat paket kebijakan ini, OJK juga meningkatkan peran LPEI dalam penyediaan instrumen hedging untuk transaksi ekspor dan reasuransi untuk asuransi ekspor. Kemudian ada dua kebijakan lainnya yang diharapkan akan mampu membuat pasar keuangan di Indonesia menjadi lebih bergairah dan bangkit. Akankah semua bisa terealisasi?